This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 Februari 2013

Potensi dan Masalah Desa Rawalele

Dari hasil analisis dan orientasi wilayah yang kami lakukan, berikut adalah data Potensi Desa Rawalele:
  • Jalan Antarkota
  • Perkebunan Karet
  • Perkebunan Rambutan
  • Lapangan Bola Voli dan Sepak Bola
  • Pemakaman Umum
  • Masjid atau Mushola
  • Selokan atau saluran pengairan
  • Grup Kesenian Qosidahan
  • Kelompok PKK
  • Kelompok Pengrajin Batu Nisan
  • Persawahan
  • Warung
  • Balai Desa
  • PAUD
  • TK
  • Sekolah Dasar
  • Sekolah Menengah Pertama
  • Puskesmas
  • Sarana air bersih
  • Irigasi
  • Posyandu
  • Poskamling
  • Jaringan Internet mulai ada di desa
Dan berikut ini adalah daftar masalah Desa Rawalele:
  • Jalan Kabupaten dan Desa masih ada yang perlu perbaikan.
  • Ada beberapa Poskamling yang sudah rusak.
  • Kurangnya penerangan jalan.
  • Jembatan di beberapa wilayah desa ini masih perlu perbaikan.
  • Kurang kepelatihan keterampilan masyarakat.
  • Kurangnya alat kesenian grup desa.
  • Pemuda sebagai salah satu lapisan masyarakat belum begitu aktif dalam menjalankan peranya secara berkelanjutan, hal ini dilihat dari banyaknya Karang Taruna yang sudah kurang aktif lagi dan hanya aktif di saat-saat tertentu.
  • Kurang keterampilan perangkat desa
  • Tidak tersedianya teknologi atau inovasi pengolahan limbah yang memadai di masyarakat desa, sehingga masyarakat sering tidak bisa terhindar dari gangguan limbah produksi karet, terlebih jika memasuki musim kemarau.

Sarana dan Prasarana Desa Rawalele

Desa Rawalele memiliki potensi yang mungkin hampir sama dalam hal ketersediaan sarana dan prasarana seperti desa lain pada umumnya. Akan tetapi, Desa Rawalele memiliki aksesbilitas yang cukup strategis karena letak desa yang berada atau sangat dekat dengan jalur perlintasan antarkota serta tidak begitu jauh dengan pusat Kota Subang itu sendiri. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara dan survey yang kami lakukan, masyarakat desa pada umumnya menyatakan mereka merasakan kemudahan dalam aksesibilitas di Desa Rawalele. Karena terletak di jalur antar-kota maka memudahkan masyarakat desa untuk mengakses sarana dan prasarana baik yang terdapat di Desa Rawalele itu sendiri ataupun sarana dan prasarana lain yang ada di Kecamatan Dawuan ataupun Kabupaten Subang. Setelah melakukan pengumpulan data, wawancara, serta survey lapangan selama orientasi wilayah ini, sarana dan prasarana desa dapat kita lihat sebagai berikut :

1. Kantor Pemerintahan Desa

Desa Rawalele memiliki sebuah Kantor Pemerintahan Desa yang terletak di Jalan Raya Kalijati. Sesuai dengan data yang kami dapatkan dari Pendataan Profil Desa Rawalele Tahun 2011 halaman 77, Gedung Kantor ini memiliki lima (5) ruang dan memiliki Balai Desa dengan kondisi yang baik. Hal ini dapat dilihat karena Balai Desa ini telah dilengkapi dengan kursi yang cukup untuk melakukan rapat-rapat desa atau pertemuan tingkat desa seperti Rapat Mingguan. Selain itu Balai Desa ini juga telah dilengkapi dengan seperangkat sound system. Listrik dan Air Bersih juga tersedia walaupun fasilitas telepon belum tersedia di Kantor Desa ini. Kantor Desa ini juga telah dilengkapi dengan satu buah mesin ketik, dua buah komputer, dan berbagai fasilitas standard kantor lainnya. Informasi mengenai perangkat desa, struktur organisasi, dan buku peta wilayah juga terdapat dalam Kantor Desa ini.

2. Puskesmas dan Posyandu

Di Desa Rawalele terdapat sebuah Puskesmas yang terletak di RW 05, dan 7 buah Posyandu yang tersebar di berbagai wilayah administratif Rukun Warga (RW). Sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Puskesmas, walaupun puskesmas ini tidak dilengkapi dengan fasilitas yang sangat canggih, akan tetapi fasilitas yang ada dalam Puskesmas ini dirasa telah cukup, karena pada umumnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Desa Rawalele.

3. Sarana Prasarana Pendidikan
Sarana dan prasarana pendidikan yang terdapat di Desa Rawalele terdiri dari 2 buah TK, 1 buah MI/TPA, 2 buah SD, dan 1 buah SMP. Disini terlihat bahwa tidak adanya SMA, sehingga jika masyarakat desa ingin melanjutkan pendidikan SMA harus pergi ke luar desa.

4. Sarana air bersih

Dalam hal Sumber Air bersih, sesuai dengan data yang didapatkan dari Pendataan Profil Desa Rawalele Tahun 2011 halaman 13 serta wawancara dengan beberapa warga Desa Rawalele, masyarakat desa mendapatkan air bersih dari mata air, sumur gali, dan sumur pompa. Warga yang mendapatkan air yang bersumber dari mata air sebanyak 170 kk (kepala keluarga), sedangkan yang menggunakan sumur gali sebanyak 920 kk, dan sebanyak 10 kk menggunakan sumur pompa. Ketiga sumber air bersih tersebut dapat digolongkan secara umum dalam kondisi yang baik. Walaupun beberapa warga juga mengakui bahwa pada musim kemarau, ada kalanya air terkadang sulit didapatkan.

5. Sarana Ibadah

Desa Rawalele memiliki 5 buah Masjid dan 5 buah Mushola. Mushola dan Masjid ini menjadi tempat dimana masyarakat Rawalele melakukan aktivitas keagamaan, seperti Sholat Berjamaah dan Pengajian Rutin. Akan tetapi, dari sini kita dapat lihat bahwa Desa Rawalele tidak memiliki fasilitas keagamaan bagi masyarakat yang beragama non-islam. Hal ini mungkin didasari karena jumlah masyarakat non-islam sangatlah sedikit, yaitu hanya sekitar 6 orang (khatolik). Sehingga jika ingin melakukan peribadatan, mereka harus pergi ke Kota Subang untuk mencari rumah ibadah.
Dan berikut adalah tabel sarana dan prasarana di Desa Rawalele :

sarana dan prasarana

Tata Pemerintahan Desa Rawalele

Menurut orientasi yang kami lakukan dengan cara mewawancarai langsung sejumlah aparatur pemerintahan desa yang terkait disertai dengan tambahan data dan informasi dari data Pendataan Profil Desa Rawalele. Berikut adalah hasil dari orientasi tata pemerintahan desa yang telah kami lakukan. Dimulai dengan struktur organisasi pemerintahan Desa Rawalele:

Kondisi pemerintahan desa rawalele

1. Struktur Organisasi Pemerintahan Desa Rawalele adalah sebagai berikut :
blog rawalele cuy (5)

2. Struktur Organisasi BPD Desa Rawalele Periode 2011-2015 adalah sebagai berikut :

KETUA                    : ENDANG DAHLAN
WAKIL KETUA      : ENDANG DAHLAN
SEKRETARIS          : KUSLAN
ANGGOTA              : JUNAEDI
                          : JAMAL MUSTOPA
                          : UJANG KUSNAIDI
                          : YANTI MALA
                                 : ONDI SUPRIYATNA


3. Sejarah Pemerintahan Desa


nama-nama kades
   

Profil Desa Rawalele

Sejarah Desa Rawalele

Desa Rawalele salah satu Desa yang berada diwilayah Kecamatan Dawuan yang sebelumnya masuk wilayah Kecamatan Kalijati pada Perda No. 3 tahun 2008 tentang Pemekaran Sepuluh Kecamatan yang ada di Kabupaten Subang tanggal 3 Juli 2008, Pembentukan Pemerintahan Desa tidak berdiri begitu saja dengan sendirinya, namun melalui berbagai proses dan tahapan-tahapan. Menurut para Tokoh dan Sesepuh Kampung pada jaman Penjajahan Belanda, wilayah Desa Rawalele merupakan wilayah Perkebunan (P and T Lands) yang penguasanya ada pada orang Belanda.
Maka timbulah gejolak untuk melawan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat, dari situlah para Tokoh Agama, Masyarakat dan Pemuda perwakilan dari tiap-tiap Kampung berkumpul (Musyawarah) secara diam-diam untuk memilih/menentukan Pimpinnan (Kuwu/Lurah) yang bisa Mengayomi dan Melindungi rakyat dari penindasan Penjajah.
Dengan berbagai proses dan tahapan ditunjuklah Pimpinan (Lurah) secara langsung oleh Rakyat sekaligus menentukan/mengukuhkan nama Desa. Dari hasil rembukan tersebut diperolehlah kesepakatan nama desa disesuaikan berdasarkan keadaan wilayah dimana pada waktu itu ada sungai yang mengalir yaitu sungai Cikapundung, yang berasal dari Rawa yang banyak ikan Lelenya, maka sejak saat itu (± Tahun 1905) disepakati bahwa nama Desa adalah “Desa Rawalele”.

Sejarah Pembangunan Desa

blog rawalele cuy (2) blog rawalele cuy (3)

Demografi

Keadaan Fisik/Geografis Desa.
Batas Wilayah
  • Sebelah Utara : Desa Batusari dan Manyeti Kec. Dawuan
  • Sebelah Selatan : Desa Situsari dan Dawuan Kaler Kec. Dawuan
  • Sebelah Barat : Desa Dawuan Kaler Kec. Dawuan
  • Sebelah Timur : Desa Sukasari Kec. Dawuan
Luas Wilayah
- Luas wilayah : 639 Ha
  • Tanah Sawah : 60 Ha
  • Tanah Pekarangan : 111 Ha
  • Tanah Tegalan : 468 Ha
Keadaan Topografi Desa
Secara umum topografi Desa Rawalele adalah merupakan daerah perkebunan dataran rendah.

Iklim

Iklim Desa Rawalele, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim kemarau dan penghujan, dengan rata-rata suhu udara 27 – 31°C, serta intensitas curah hujan 2000/2200 mm/tahun, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Rawalele Kecamatan Dawuan.

Wilayah Administrasi Desa

blog rawalele cuy (4) 1

Keadaan Sosial

Jumlah Penduduk 1362 KK dengan jumlah jiwa :
blog rawalele cuy (4) 2

Tataguna Lahan dan Kondisi Kehidupan Masyarakat

Secara umum topografi Desa Rawalele adalah merupakan daerah perkebunan / dataran tinggi. Dengan luas wilayah yang dimiliki oleh Desa Rawalele, maka berdasarkan data yang kami dapatkan dari buku Pendataan Profil Desa Rawalele Tahun 2011 pada halaman 1 dapat diketahui tataguna lahan Desa Rawalele yang digunakan untuk persawahan adalah 60 Ha, untuk persawahan seluas 468 Ha, Pemukiman seluas 42 Ha, dan perkarangan seluas 56 Ha. Dapat dilihat dari data diatas bahwa lahan Desa Rawalele sebagian besar digunakan untuk perkebunan. Hal ini disebabkan di Desa Rawalele terdapat perkebunan karet yang dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII.
Menurut informasi yang kami kumpulkan dalam orientasi kemasyarakatan ini, mayoritas warga Desa Rawalele bermata pencaharian sebagai petani dan buruh tani, selain itu juga bekerja sebagai pegawai di PT. Perkebunan Nusantara VIII. Sesuai dengan hasil wawancara kami dengan seluruh ketua RW dan RT di Desa Rawalele, secara umum, masyarakat desa Rawalele ini memiliki penghasilan rata-rata sebesar Rp. 500.000 - Rp. 700.000. Dapat dilihat bahwa jumlah ini tergolong rendah, karena menurut mereka, masyarakat Rawalele masih banyak yang tidak bekerja ataupun bekerja sebagai buruh tani yang sifatnya tidak tetap (bukan buruh tetap). Sehingga, penghasilannya tidak menentu dan tidak terlalu besar.
Sedangkan secara sosial dan budaya warga Desa Rawalele mayoritas adalah suku Sunda dan masyarakatnya hampir seluruhnya beragama Islam sehingga kondisi karakteristik warga Desa Rawalele sangat kental dengan budaya sunda serta unsur – unsur keislaman yang ada di tanah Jawa serta masih memiliki rasa Gotong Royong untuk menjalankan program pembangunan desa atau pun membantu anggota warga desa dalam suatu hal.
Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kegiatan-kegiatan masyarakat desa yang berbasis keislman seperti pengajian rutin dan kelompok qosidah. Selain itu juga dapat dilihat dari semua Rukun warga memiliki jadwal gotong-royong untuk sama-sama membersihkan kawasan mereka, dan kegiatan gotong-royong tersebut dilaksanakan setiap satu bulan sekali.
Pola pemukiman di Desa Rawalele menurut survey kami tergolong menyebar. Tidak terfokus atau berpusat hanya pada beberapa titik tertentu saja. Walaupun tergolong menyebar, pola pemukiman di Desa Rawalele tergolong cukup rapih dalam pembangunan pemukimannya.

Selayang Pandang Desa Rawalele


Desa Rawalele adalah sebuah desa di Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Desa ini terletak dijalur antar kota. Sebagian besar wilayahnya adalah kebun karet dan sawah. Wilayah kebun karet tersebut dimanfaatkan oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII Wangunreja. Oleh sebab itu sebagian besar penduduknya pun bermata pencaharian sebagai buruh harian lepas (penyadap getah karet). Pesona Alam yang ditampilkan berupa persawahan yang hijau, perkebunan karet yang rindang dan pedesaan yang asri. Letak Desa Rawalele termasuk daerah dataran rendah maka dari itu daerah ini mempunyai suhu rata-rata 28-32°C.